Mau Ke Dubai Aja Rempong Deh!

Bukannya saya gak mau balas email atau jawab komen, tapi kalau nanyanya cuma ngetes atau udah berulang – ulang dijawab, yah maaf aja kalau jadi males njawabnya.

Pertanyaan yang sering ditanya adalah visit visa tanpa sponsor,  kalau nggak punya adek/kakak/ortu yang tinggal disini yang bisa sponsorin visa, SATU-SATUNYA jalan cuma disponsorin oleh hotel tempat menginap disini atau agen perjalanan. TITIK.

Berkunjung ke Dubai atau Abu Dhabi emang gak segampang “menclok” naik AirAsia dan mendarat di Malaysia. Banyak dokumen yang harus disiapkan dengan baik, gak usah mengeluh atau rewel, namanya juga masuk ke negara orang. Ikutin aja peraturannya, satu demi satu, kalau sudah dapat visa, in sha Allah worth it deh rempongnya ngurus dokumen dan tes kesehatan segala.

Saya senang sekali kalau blog ini bisa membantu dan juga jadi ajang menambah teman serta pengetahuan. Dalam nulis blog kadang saya mikir, ini terlalu detil gak ya atau apakah sudah bisa dimengerti. Makanya kalau emang sudah dibaca dan ada sebagian yang kurang dimengerti, (sebagian loh ya…bukan minta jelasin dari awal) saya PASTI balas email dan gak segan kasih PIN BB saya.

Satu lagi, saya nggak ngerti syarat menikah disini. Jadi kalau emang punya calon suami di sini, ya suruh aja calonnya yang ngurusin, buktikan kalau emang dia serius. JANGAN mau dibodohin sama pria asing (bukan cuma bule), disini buanyak buanget cowok ganteng keren dan juga cewek cantik yang sexy. Jadi, jangan termakan rayuan gombal, mau dinikahinlah, mau dibeliin rumahlah. Kalau dia serius, suruh datang ke Indonesia, nemuin orangtua dan nikah baik – baik, baru deh urus visa pindah kesini 🙂

 

6 thoughts on “Mau Ke Dubai Aja Rempong Deh!

  1. hahaha.. kebanyakan tipikal orang Indonesia ya mau nya yg praktis, mba.
    kalaupun belum lengkap, masih ada blog/ info lainnya.

    keep write!!

  2. Assalamu’alaikum,
    mba Widhi yang baik, salam kenal… nama saya venus, saya pernah bekerja di abu dhabi sebagai pengemudi wanita kurang lebih selama 10 tahun. tahun 2010 saya kembali ke indonesia hingga saat ini. kalo tidak keberatan saya minta PIN BBnya mba Widhi agar mudah berkomunikasi. thanks sebelumnya mba… 🙂
    v.venuza@yahoo.com

  3. Dear Mb. Widhi,

    Kebetulan saya berencana untuk menemani suami di dubai. bisa infokan untuk entry permit, mba’ apply yang mana? brp biaya-nya? medical-nya di indo ato di dubai?makasi byk mba.. bisa minta pin bb-nya juga mba?

  4. Hello mbak Widhi, salam kenal. Saya sedang mencari-cari informasi tentang Dubai, bulan Juni 2014 besok mau jalan-jalan ke sana. Sejauh yang saya baca, saya belum menemukan tulisan tentang pemberian ASI ditempat umum. Bagaimana, mbak? Bolehkah menyusui ditempat umum atau harus ke ruangan khusus? Saya ibu menyusui, anak saya usia 16 bulan.

    • di Dubai boleh saja selama pake nursing cover. setahu saya, belum pernah liat ruangan menyusui kecuali di rumah sakit. jadi biasanya kalo rada risih, saya masuk ke musholla. atau cari restaurant yang tertutup.

Leave a Reply