Emirati’s House

Dari dulu penasaran dan pengeeeen banget bisa masuk dan liat kayak apa sih dalemnya rumah orang Dubai. Ngeliat villanya yang luas kayak istana dan beberapa ada yang dijaga dengan ketat, membuat saya ngebayangin mewah banget kali ya dalemnya. Biarin aja dibilang norak, hehe karena pasti beda dong sama rumah orang Indonesia.

diambil dari uaecommunity.blogspot.com

Rumah orang lokal sini atau biasa disebut Emirati lebih pantas disebut istana. Luas dan gedenya se-alaihim bila dibandingkan dengan ukuran rumah orang Indonesia. Oh iya rumah disini disebut villa. Yang punya atau tinggal di villa sudah dipastikan tajir deh karena harganya yang muahal.

Villa yang ditempati expat dengan villa Emirati berbeda jauh luasnya. Bila villa standar minimal 2 kamar tidur, villa emirati standarnya 5 kamar tidur belum termasuk kamar pembantu dan penjaga rumah. Satu kamar sendiri luasnya bisa satu lantai apartment studio.  Itu baru ngomongin villa ya, belum mobilnya yang juga rata – rata kalau saya intip minimal juga ada 5 mobil yang pasti mobil mewah semua.

Sampailah hari Jumat kemarin Darren dapat undangan syukuran kelulusan temennya yang emirati. Duh, belum apa – apa saya udah girang dan excited banget. Walau deg – degan juga sih jangan – jangan isinya orang emirati semua dan sombong – sombong.

Setelah membeli cake sebagai buah tangan, meluncurlah kami sekeluarga ke rumah si M. Waaaah, saya langsung melongo melihat pintu pagarnya yang terbuka, keliatan halamannya yang luas dan bangunan villa yang megah. Tembok – tembok dihiasi balon – balon perayaan. Ternyata adik si M sedang merayakan ulang tahun juga.

Tanaman dihalaman luar pagarnya pun ditata indah banget dengan hiasan lampu – lampu dan juga kursi kayu minimalis. Melangkah masuk ke dalam, terlihat kolam renang dengan desain yang unik dengan air mancur disekelilingnya. Beda deh dengan yang selama ini saya liat di Indonesia 🙂

Ternyata pestanya diadain di basement, dengan diantar si mas – mas kami masuk ke dalam rumah. Iya seperti yang saya bayangkan, dalamnya luas banget. Tapi entah diumpetin atau emang minimalis, didalem rumahnya nggak gitu banyak perabotan atau hiasan printilan layaknya orang yang suka koleksi sesuatu. Kami pun turun kebawah, dan disambut si nenek yang emang biasa nganterin M kesekolah. Si nenek ini, gak seperti emirati lain yang sombong dan judes, dia baik banget, meluk dan ngesun saya dengan hangat.

Sayangnya kami terlambat, jadi kami ketinggalan lihat magic show yang baru saja selesai. Didalam basement yang luas itu, sudah ditata meja – meja penuh dengan cemilan kue – kue arab, kotak McD dan minuman – minuman. Anak – anak segera berlarian gak sabar ngeliat suasana basement yang seperti taman bermain mini. Mobil – mobilan yang bisa dinaikin bertebaran, ada mini trampoline, ada juga apa sih namanya mainan anak – anak yang bergerak kalo dimasukin koin tuh. Pokoknya anak – anak dijamin betah dan gak bakal mau pulang deh 🙂

Suami yang baru beli kamera, langsung melancarkan aksinya jeprat sana sini. Tampaknya dia pun tercengang melihat “kayak gini toh rumah emirati….”. Bosan bermain didalam, anak –anak digiring keluar, dan main ke taman diatas, dimana ada jump jump favorit

Jump jump

semua anak kalo di mall atau taman bermain. Seperti yang saya sebutkan sebelumya, halamannya luas dengan 2 bangunan tambahan khas emirati dan satu lagi saya nggak tau apa karena nggak masuk. Yang jelas disamping kolam renang ada kamar bilas yang saya lirik juga terlihat mewah. Gazebo ditaman dihias lampu – lampu sehingga menambah semarak malam itu.

Taman Hijau

Akhirnya penasaran saya terjawab sudah, malam itu saya senaaaang banget. Bisa kesampaian lihat villa emirati juga bertemu teman – teman yang ramah – ramah. Oh iya, villa diatas bukan rumah si M ya, malu kalau ketauan dipajang di blog. Ketauan noraknya dan takut yang punya gak berkenan 🙂

2 thoughts on “Emirati’s House

Leave a Reply