PROSEDUR PEMBUATAN VISA DUBAI/UAE – CARA 1

Ada dua cara untuk membuat visit visa ke Dubai atau Negara lain di Uni Emirat Arab ini. Pilihan penerbangan yang akan digunakan akan menentukan cara pembuatan visa yang akan ditempuh. Cara pertama,bila penerbangan menggunakan Emirates Airlines. Cukup hubungi kantor VFS, mereka akan meminta alamat email anda, selanjutnya mereka akan mengirimkan formulir beserta  persyaratan dokumen yang harus disiapkan. Bila formulir sudah diisi, transfer  biaya visa sebesar +/- Rp. 700.000,- untuk kunjungan selama 30 hari.  Bukti transfer dan paspor asli kemudian dibawa ke kantor VFS, kurang lebih seminggu visa sudah selesai dan paspor asli bisa diambil kembali.

Beikut dibawah adalah dokumen yang harus disiapkan :

  1. Fotokopi paspor sponsor
  2. Fotokopi residen visa sponsor
  3. Fotokopi paspor yang disponsori/pengunjung
  4. Fotokopi Kontrak Kerja yang menyebutkan jumlah penghasilan
  5. Fotokopi bukti keuangan/buku tabungan
  6. Pasfoto dengan background putih uk. 4 x 6 ; 4 buah
  7. Surat Undangan /Jaminan dari sponsor yang menerangkan :
    1. Tanggal kedatangan
    2. Tanggal kepulangan
    3. Alamat tempat menginap
    4. Jaminan bahwa pengunjung tidak akan bekerja selama tinggal diDubai/UAE
    5. Formulir VFS yang sudah diisi

Alamat VFS di Jakarta :

PT. VFS Services Indonesia
Dubai Visa Application Center
Lantai 22, Zone B, Plaza ASIA,
Jl Jenderal Sudirman, Kav 59
Jakarta 12190

Office Hours :
Monday to Friday  09:00 – 12:00
Lunch hours         12:00 – 13:00

Telephone: 021 514 01397
Fax: 021 514 01397
Email : dvpcinfojkt@dubaivisa.net

Bila visa sudah selesai, mereka akan mengirim kopi visa melalui email. Selanjutnya tinggal kita print, dan ditukar dengan yang asli saat sudah mendarat di Dubai/UAE.

About widhis

Any question? Langsung aja email ke widhi.s@gmail.com
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

20 Responses to PROSEDUR PEMBUATAN VISA DUBAI/UAE – CARA 1

  1. ibnu says:

    Hello mba Widhi…
    Numpang tanya nih. Kalau kita sudah dapat copy entry visa…apa paspor qt perlu di stamp oleh kedutaan dulu? Atau bisa bawa paspor langsung dan copy entry visa itu saja?

    • widhis says:

      Hai, aduh maaf ya kelewatan lama banget baru baca. Karena sibuk baru punya baby lagi. Iya, tidak perlu di stamp lagi. Cukup bawa paspor dan kopi paspor saja.

  2. aisyah says:

    maaf aku mau nanya aku mau ke abu dabih bikin visa nya dimana dan gimana cara nya maksih

    • widhis says:

      Kan sudah saya tulis dengan lengkap mba cara membuat visanya. Mau ke Dubai, Abu Dhabi atau negara UAE lainnya caranya sama. Silakan baca kembali ya. Kalau ada yg kurang jelas, silakan email lagi :)

  3. aisyah says:

    mba widhis aku mau tanya klo visa kunjung engga harus boking hotel kan peroses nya cepat apa banyak perta nyaan maaf

  4. fitri says:

    Mba widhi mau tanya kalo kita pergi kesana untuk liburan.. Dan masih pelajar apa bagaimana cara mendapatkan surat sponsor?? Mohon d jaqab

  5. Yanuar says:

    Mbak, kalo bepergian utk jalan2 aja itu surat sponsornya gmn ya? Saya msh bingung dgn surat sponsor

  6. Ayda Batrisyia says:

    K widhi,aq masi kurang mudeng bedanya visit visa sama resident visa. Maksud aq kalu kita mau apply residence visa dubai pertamanya mesti pake visit visa dulu ya? Visit visa disini maksudnya jenis visit visa apa? Family visit visa apa tourist visa? Atau cuma entry visit visa 30hari untuk residence visa?
    Soale aq baca2 persyaratan family visit visa n residence visa kan beda ye.. Biayanya juga beda. Rus kalu family visit visa ada deposit segala kan ya? ! Rus kalu yg mau apply residence visa ada deposit juga untuk istri gitu ya?
    Aduuuh maacie banget sebelumnya ya..

    • widhis says:

      Visit visa : visa untuk kunjungan saja yang berlaku paling lama 90 hari. Sementara kalauu residence visa : visa yang berlaku untuk orang yg tinggal di UAE, masa berlaku 5 tahun, dan akan hangus bila berada diluar UAE lebih dari 6 bulan. Visit visa dan residence dua2nya butuh sponsor. Tapi kalau punya suami yang bekerja di UAE, bisa disponsorin untuk jadi residence disini.

  7. ian says:

    mbak, mau tanya utk minimal saldo di buku tabungan itu berapa jt ya perorang ? supaya lolos persyaratan visa

  8. idha says:

    mau nanya juga nie, kalau sebagai tourist harus ada sponsor juga? soalnya saya di makassar. trus, saya harus mengurus visa di mana ya? trims.

  9. Nia says:

    Mbak mau tanya, kalo mau apply visa kunjungan, yang stay maksimal 90 hari itu, copy rekening tabungan ada ketentuan saldo tertentu ga mbak? Mohon dijawab ya mbak..

  10. sri warda says:

    ass..mbak widhi..saya mw tnya ..saya rencana akan ke abu dhabi bulan februari akn dtg selama 1 mggu, mengunjungi pacar saya yg sudah bekrja disana,saya kesulitan membuat visa krna saya tinggal di ternate,tpi kata pacar saya..dia nanti akan membuat visa saya langsng dri abu dhabi dan akn dikirim lwat email,,karna saya belum pernah kerkunjung ke luar negeri..saya hanya hawatir aja,jgn smpai ada persyaratan lain ato dokumen lain yang perlu saya siapkan selain copy visit visa yg sudah di buatkan nanti beserta pasport?maklum..masih bingung…!!!mohon bantuan informasinya mbak

    • widhis says:

      Kalau si pacar benar sudah kirim visa lewat email, gak usah ragu/takut. Brati sudah aman, yg harus diperhatikan, nanti disini nginap dimana? Karena kalo belum muhrimnya/belum resmi suami istri, hukumanny penjara kalau ketahuan sekamar. Berangkat nanti, dokumen yg diperlukan cuma paspor, tiket PP dan print out visa.

  11. Chusnul Hidajat says:

    Saya rencana mau umroh Mbak Widhis,dan saya pingin singgah di Dubai 2 malam, syarat sponsornya bagaimana yaaa…

  12. Agus says:

    Mbak Widhi, mau tanya nih. Kalo saya ke dubai tidak pakai emirates, prosedur visanya gimana yah? Saya pakai pesawat cebu pacific dr manila, rencana ke dubai 3 hr dan lanjut ke turki. Saya cari di internet, smua apply visa via emirates. Mohon pencerahannya yah mbak. Thanks

  13. rany says:

    Halo mbak widhi,
    Nama saya rany, mau nanya dong, suami saya dapat tawaran kerja untuk kerja di Abu Dhabi untuk sebuah perusahaan oil nasional UAE. Saya sendiri seorang dokter, dan mereka menawarkan keluarga kami untuk relocate ke sana. Mau menanyakan, apakah prosedur untuk kerja bagi orang Indonesia di dunia medis atau lainnya terbuka dan mudah? Siapa tau mbak tahu.

    Selain itu, seperti apa kehidupan di sana (UAE) untuk seorang perempuan dari Indonesia? apakah lebih terbatasi dibandingkan di Indonesia?

    Saya tunggu responsnya,
    Terima kasih sebelumnya

    • widhis says:

      Hai Mbak Rany, salam kenal.
      Untuk lapangan kerja dunia medis, yang saya tau banyak perawat Indonesia yg kerja di RS UAE, tp kalo dokter saya blum pernah dengar.
      KehidupN perempuan disini menurut sy menyenangkan dan aman. Banyak loket atau fasilitas khusu untuk perempuan atau ibu dan anak.

      Kalau gaji dan fasilitas dapat yg baik, coba saja. Kalau iya, kebanyakan orang oil dan gas yang Indonesia banyak tinggal di daerah Khalifa City. Rame loh…ditunggu kabar baiknya ya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>