What to do before you go to Dubai

Sesudah mendapatkan konfirmasi kita akan berangkat ke Dubai, begitu banyak persiapan yang harus dilakukan. Mulai dari surat – surat sampai bawaan yang harus dibawa, karena menyangkut bawa anak kecil yang persiapannya harus detil dan gak boleh ketinggalan. Berikut dibawah persiapannya yang akan saya bagi menjadi beberapa segmen :

A.      DOKUMEN PERIZINAN

Sebagai salah satu Negara yang tidak termasuk mendapat keistimewaan untuk berkunjung ke Dubai, berikut dibawah syarat – syarat yang harus dilakukan sebelum berangkat , dengan catatan informasi ini untuk seorang istri dengan anak. Karena dalam kasus saya, si suami sudah diurus perizinannya oleh perusahaan yang mempekerjakannya.

1.       Surat Nikah

2.       Akte Lahir Anak

–          Kedua surat tersebut harus diterjemahkan kedalam bahasa Arab atau Inggris oleh penterjemah tersumpah (biaya Rp. 100.000/lembar)

–          Setelah diterjemahkan, dilegalisir oleh Departemen Hukum & HAM (biaya Rp. 100.000/dokumen)

–          Kemudian dilegalisir oleh Departmen Luar Negeri (biaya Rp. 100.000/dokumen)

–          Terakhir dilegalisir di Kedutaan UAE (biaya USD 100/ dokumen), dilengkapi dengan

a.       Copy Residence Visa Suami

b.      Copy paspor suami

c.       Paspor Asli istri dan anak – anak

d.      Akte lahir Asli anak – anak

e.      Surat Nikah Asli suami & istri

f.        KTP asli suami

g.       Surat Keterangan dari kantor suami yang menyatakan status kepegawaian, jabatan dan jumlah penghasilan (minimal penghasilan AED 4000)

(Kedutaan UAE ada di Jl. Singaraja, dari Kuningan sebelum mal ambassador, seberang Hotel Manhattan).

Waktu itu kami salah informasi, karena kami pikir bisa diurus di Dubai oleh suami/kantor suami. Jadi semua dokumen pendukung, kecuali paspor, dibawa suami  ke Dubai.Ternyata tetap HARUS ada legalisir dari kedutaan UAE di Indonesia. Jadilah semua dokumen yang sudah terbang ke Dubai, dipulangkan kembali ke Indonesia. Setelah proses legalisir selesai, semua dokumen tersebut, harus diterbangkan kembali ke Dubai, untuk mendapatkan entry permit berkunjung ke Dubai. Baru ENTRY PERMIT loh…..belum RESIDENCE VISA. Biaya mengirimkan dokumen tersebut bervariasi mulai dari Rp. 450.000,-(FEDEX) sampai dengan Rp. 750.000,- (DHL), dengan waktu pengiriman 3 hari kerja.

Lamanya mengurus legalisir di Indonesia, rata – rata sehari per legalisir di satu departemen. Untuk entry permitnya sendiri, baru saya dapatkan seminggu  setelah dokumen diterima di Dubai. Setelah entry permit jadi, tiket bisa langsung di issued.

Nah…..sembari menunggu semua proses tersebut berjalan, ada baiknya proses packing juga dimulai, karena saya aja yang packingnya udah jauh – jauh hari masiiiihhh ada aja yang ketinggalan. Padahal check list juga sudah dibuat (hehe manusia gak ada yang sempurna kan, udah usaha tapi kalo masih ada juga yang ketinggalan, apa boleh buat 🙂 .

Lucky

Wow,just got a little suprise from my husband.Yes iam a lucky wife to have a geeky husband like you.

Thank you love for giving me “widhis.com”. So it means i have to start blogging ya?

Oke…i’ll start blogging after iam done baking my brownies ya 🙂